Trik Menembus Jurnal Internasional langsung dari Editornya

TOPIK menarik yang dibahas dalam The 4th Sebelas Maret International Conference in Business, Economic and Social Science yang dihelat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Sebelas Maret, 9-10 Agustus 2017 di Solo adalah trik menembus jurnal internasional bereputasi yang terindeks oleh Scopus.

Maklum, selain karena  merupakan tuntutan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) untuk kenaikan pangkat jabatan akademik sampai level profesor, juga menjadi bukti kualitas penelitian.

Tak pelak, topik tersebut menjadi materi menarik dan ditunggu-tunggu peserta yang mayoritas adalah peneliti dan dosen dari dalam dan luar negeri.

Menariknya, pembicara yang dihadirkan untuk membahas topik tersebut adalah dua editor dari dua jurnal internasional terindeks scopus yaitu Dr Evan Lau dari Universiti Serawak Malaysia (Unimas) yang merupakan Managing Editor dari International Journal of Business and Society (IJBS) dan Prof  Chaiporn Vithessonthi dari Sunway University, Malaysia yang merupakan Associate Editor dari Journal of Asia Business Studies (JABS).

Keduanya mengatakan, secara sederhana menerbitkan artikel ilmiah hasil penelitian seperti halnya memilih jodoh atau pacar karena setiap jurnal memiliki karakteristik berbeda sehingga peneliti harus pandai menyesuaikan persyaratan yang diminta jurnal.

Langkah tepat untuk menyesuaikannya adalah memilih jurnal terlebih dahulu baru meneliti sesuai ketentuan jurnal atau sebaliknya menentukan penelitian terlebih dulu baru kemudian memilih jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian.

Selain itu, secara kualitas penelitian harus memiliki kriteria tertentu, misalnya mengungkapkan ide atau prespektif teori yang baru; menyajikan pandangan empiris yang baru; memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan; dapat menyajikan hasil penelitian empiris yang kuat dan sekaligus memiliki implikasi praktis yang dapat dipraktikan secara nyata.

Namun demikian, memperhatikan unsur kualitas saja belum cukup membantu hasil penelitian  dapat diterbitkan di jurnal internasional bereputasi.

Dr Evan Lau menambahkan, ada persyaratan teknis lain yang harus dipenuhi. Misalnya, memastikan kunci-kunci inti penelitian disajikan secara komprehensif di abstrak artikel; sesuaikan gaya penulisan artikel sesuai standar yang dimiliki jurnal yang dituju; jangan terlalu banyak menggunakan referensi tulisan pribadi; mintakan teman untuk melakukan evaluasi baik dari segi bahasa maupun tulisan sebelum dikirim ke jurnal; jangan mengirimkan artikel hasil penelitian pada dua jurnal sekaligus pada waktu yang bersamaan; dan yang paling penting jangan melakukan plagiasi.

Kemudian, setelah memenuhi dua standar tersebut baik secara kualitas maupun teknis, agar memudahkan hasil penelitian diterbitkan pada jurnal internasional dengan waktu yang relatif singkat, Dr Evan Lau menghimbau agar penelitian mengikuti konferensi-konferensi internasional yang berafiliasi dengan jurnal internasional terindeks scopus seperti acara di Solo ini.

Hal ini penting karena dengan mengikuti konferensi, selain akan mendapatkan banyak masukan-masukan dari para ahlinya untuk perbaikan hasil penelitian, juga akan mendapatkan prioritas untuk diterbitkan pada jurnal-jurnal internasional bereputasi yang terindeks scopus. 

Acara yang dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi tersebut selain mendatangkan pembicara-pembicara dari Universitas Luar Negeri seperti Malaysia, Perancis, Amerika, Rusia dan Turki, acara tersebut merupakan ajang bagi kurang lebih 235 peneliti baik dalam dan luar negeri untuk mempresentasikan hasil penelitiannya dan artikel penelitian terpilih akan diterbitkan di beberapa jurnal ilmiah internasional terindeks scopus.

Source: surabaya.tribunnews.com
Editor: Tri Hatma Ningsih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Halo kak, ada yang bisa kami bantu?
Powered by