Pembelajaran Bahasa Inggris Abad 21

Framework Pembelajaran Abad 21

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu cepat dan masif telah memasuki berbagai aspek kehidupan termasuk dunia pendidikan. Pengaplikasian teknologi informasi dan komunikasi bagi dunia pendidikan adalah sebuah tantangan yang nyata dan faktual. Framework pembelajaran abad 21 mengharuskan setiap proses belajar mengajar untuk mengintegrasikan aspek teknologi guna meningkatkan kualitas pembelajaran itu sendiri. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan pasar dan dunia industri yang menghendaki kemampuan lulusan yang mampu berkomunikasi dengan baik serta memiliki keterampilan dalam menggunakan perangkat teknologi informasi.

E-Learning Bahasa Inggris

Dalam pembelajaran Bahasa asing khususnya pembelajaran Bahasa Inggris, penggunaan teknologi digital merupakan sebuah keniscayaan, yang ditujukan untuk menanggulangi permasalahan yang kerap terjadi pada saat proses belajar mengajar berlangsung, seperti: minimnya jam pelajaran untuk menambah waktu siswa dalam melatih kemampuan berbahasa, keterbatasan materi pembelajaran yang otentik, dan terlalu banyaknya jumlah siswa belajar. Untuk itu, model pembelajaran elearning merupakan sebuah inovasi yang dapat dilakukan untuk memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuannya. E-learning adalah sebuah proses pembelajaran yang melibatkan perangkat digital dalam aktifitas belajar sisiwa yang nantinya mampu menyediakan ruang dan budaya belajar yang baru sehingga kegiatan pembelajaran dapat berlangsung kapan saja dan dimana saja.

flipped classroom sebagai strategi pembelajaran dan merupakan jenis blended learning-framework pembelajaran bahasa inggris abad 21
image source:www.hippovideo.io

Flipped Classroom dalam Pembelajaran Abad 21

Flipped Classroom adalah strategi pembelajaran dan jenis Blended Learning yang ‘membalikkan’ metode tradisional, dengan memberikan konten pembelajaran, sering secara online, di luar kelas dan memindahkan kegiatan yang mungkin secara tradisional dianggap sebagai pekerjaan rumah ke dalam kelas. 

Mengapa Flipped Classroom?

  1. Model pembelajaran ini sesuai dengan prinsip pembelajaran abad 21
  2. Pola belajar yang dapat mengakomodasi kemampuan siswa yang beragam
  3. Pembelajaran menjadi lebih personal
  4. Setiap anak dapat memiliki akselerasi pembelajaran masing-masing
  5. Pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Konsep Flipped Classroom mencakup active learning, keterlibatan siswa, dan podcasting. Dalam flipped classroom, siswa mempelajari materi pelajaran di rumah (melalui menonton video pembelajaran, membuat rangkuman, mencatat poin-poin penting, membuat pertanyaan, diskusi dengan teman secara online, atau membaca sumber-sumber yang dibutuhkan), kemudian mengerjakan tugas-tugas untuk penguatan di kelas. So, siswa dapat mengakses materi pembelajaran di luar sekolah, dan pendalaman materi akan berlangsung pada aktifitas pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran nantinya tidak hanya melibatkan guru tetapi juga akan melibatkan peran serta orang tua/wali siswa sebagai tutor pendamping. Dalam hal ini, orang tua dapat langsung memantau pembelajaran putra-putrinya di sekolah, memiliki akses terhadap nilai, dan juga memiliki akses terhadap materi belajar. Semua program pembelajaran akan tersimpan di dunia online yang khusus akan dirancang sesuai dengan kebutuhan sekolah. Nantinya, orang tua diharapkan mampu membantu putra putrinya untuk mempersiapkan diri dalam proses pembelajaran.

Apabila Anda bingung di mana harus mencari jasa translator tersumpah yang terpercaya, maka Anda dapat menghubungi 081214140044

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Halo kak, ada yang bisa kami bantu?
Powered by