Kata-kata Yang Bisa Merusak Tulisanmu

Kata-kata Yang Bisa Merusak Tulisanmu

Saat menulis dalam bahasa Inggris, maka ada banyak kata yang bisa merusak kalimatmu. Untuk bisa merangkai prosa yang kuat, maka kamu harus menyingkirkan kata-kata di bawah ini dan mencari kata lain yang lebih tepat dan jelas.

1.Actually (Sebenarnya)
Sebenarnya, kata ini tidak memberi makna dalam suatu pernyataan.


Sebenarnya, kata ini tidak memberi makna dalam suatu pernyataan.

2.Fantastic, great, awesome, super (Fantastis, hebat, mengagumkan, super)
Saat kamu tergoda menggunakan kata sifat ini untuk mendeskripsikan sesuatu hal, maka sebaiknya kamu melihat tesaurus dan mencari alternatif kata lain yang lebih unik. Pemilihan kata sifat yang unik menunjukkan bahwa kamu mempunyai ide yang lebih orisinil.

3.Essentially (Pada dasarnya)
Pada dasarnya, “Essentially” tidaklah penting! Banyak penulis yang terlalu sering menggunakan kata ini untuk menegaskan suatu hal, atau sebagai filler untuk memanjangkan kalimat: “That’s essentially the pro and cons of it.” “He had essentially no idea what was going on.” Jika kita menghapus kata “essentially” dari kalimat di atas, maka maknanya tetaplah sama. Kalimatmu akan terlihat lebih menonjol jika kamu menuliskannya secara ringkas.

4.Really, very (Benar-benar, sangat)
Really dan very membuat kalimatmu terkesan biasa-biasa saja. Sebagai gantinya, pilihlah satu kata sifat yang kuat atau kreatif: breathtaking, provocative… (menakjubkan, provokatif)

5.Feel (Merasa)
Emosi apa yang bisa dirasakan? Apa yang disentuh dan dirasakan oleh si penulis? “Feel” juga sering digunakan untuk menggambarkan emosi suatu karakter, misalnya “He felt lonely.” (Dia merasa kesepian). Penulis sebaiknya menggambarkan emosi ini lewat kata-kata dan tindakan si karakter.

6.A lot (Banyak)
“A lot” itu ada berapa banyak? Contohnya, jika penulis bilang “a lot of my writing should be made better.” Maka berapa banyakkah “a lot” yang dimaksud? Apakah 100 dokumen? Atau lebih dari 50% total tulisannya? Kata “a lot” takkan ada artinya jika tak ada konteks. Tapi jika kamu memberi konteks, maka kamu tak perlu menggunakan kata “a lot.” Lagipula kata ini sangatlah subjektif.. “A lot” (banyak) untuk seseorang bisa saja hanya “some” (beberapa) untuk orang lain.

Tak peduli apa jenis esai yang sedang kamu tulis, jangan pernah menggunakan kata-kata di atas! Temukan kata lain yang bisa menggambarkan perasaan dan pikiranmu dengan lebih tepat.

Jasa penerjemah dokumen

Apabila Anda bingung di mana harus mencari jasa translator tersumpah yang terpercaya, maka Anda dapat menghubungi 081214140044

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Halo kak, ada yang bisa kami bantu?
Powered by