Mau Tes Toefl? Kenali Dulu Jenisnya

Halo Sahabat Nata! Apakah diantara kalian ada yang sedang mempersiapkan sidang? Atau sedang merencakan untuk melanjutkan kuliah ke jenjang S2? Atau mungkin ke luar negeri? Ya, TOEFL biasanya menjadi salah satu syaratnya. Baik  universitas di dalam maupun luar negeri mensyaratkan bukti kecakapan berbahasa inggris atau english proficiency dari lembaga resmi seperti ETS sebagai salah satu syarat pendaftaran.

Di antara beberapa tes kecakapan berbahasa inggris yang ada, Test of English as Foreign Language (TOEFL) merupakan salah satu tes yang bisa digunakan sebagai bukti kecakapan berbahasa inggris kamu. Dua jenis TOEFL yang dewasa ini banyak diambil di Indonesia adalah TOEFL ITP dan TOEFL iBT.  Apa sih bedanya kedua tes tersebut? Berikut sedikit ulasan mengenai keduanya.

Perbedaan Nama

ITP adalah singkatan dari institutional testing program, sedangkan iBT merupakan singkatan dari internet-based test (iBT).

Komposisi Tes

Tes ITP hanya terdiri dari tiga bagian yaitu listening comprehension, structure and written expression, dan reading comprehension. Sementara itu, tes iBT terdiri dari empat bagian yaitu reading, listening, speaking, dan writing. Oleh karena terdapat sesi speaking dan writing, TOEFL iBT boleh dikatakan mengukur baik kemampuan aktif sekaligus pasif dalam berbahasa inggris.

Format Tes

TOEFL ITP merupakan paper-based test. Oleh karena itu, kamu memerlukan pensil 2B untuk melingkari jawaban-jawaban yang kamu pilih dalam tes ini. Di sisi lain, TOEFL iBT merupakan computer-based test (CBT). Selain itu TOEFL iBT juga merupakan tes online. Karena merupakan tes CBT dan online, kamu tidak menghadapi orang sebagai penguji secara langsung, melainkan kamu akan ngomong dengan komputer ketika mengerjakan speaking sesion di TOEFL iBT.

Skala Penilaian

Setiap bagian di TOEFL ITP dapat bernilai dari 30an hingga 60 an. Sedangkan, total skor TOEFL ITP dapat berkisar dari 300an hingga 670an. Sedikit berbeda, skala skor TOEFL iBT untuk setiap bagian adalah mulai dari 0 hingga 30. Oleh karena itu, apabila dijumlahkan kesemuanya, skor TOEFL iBT berkisar dari 0 hingga 120.

Biaya Tes

Perbedaan biaya TOEFL iBT dan ITP sangat signifikan. Untuk tes ITP kamu cukup mengeluarkan uang sebesar $30. Di sisi lain, biaya TOEFL iBT cukup menguras kantong. Pada tahun 2018, besar biaya untuk TOEFL iBT adalah sebesar $195. Oleh karena itu, kalau kamu memang ingin kuliah di luar negeri khususnya di Amerika, kamu harus nabung dan belajar dengan sungguh-sungguh sebelum mengambil tes ini.

Lokasi Tes

Lokasi tes yang saya ceritakan hanya yang berlokasi di Yogyakarta. Untuk TOEFL ITP, banyak sekali lembaga di Jogja yang sudah secara resmi menjadi host untuk tes ini. Di antaranya adalah PPB UGM, PBFEB UGM, Cilacs UII, dan ELTI. Sementara untuk lokasi TOEFL iBT, setahu saya, baru ada dua lembaga yang ditunjuk sebagai authorized test center. Dua lembaga itu adalah Cilacs UII dan IONS International Education. Saya sendiri dulu mengambil TOEFL iBT di IONS International Education.

Sebaiknya ngambil TOEFL ITP atau iBT ya?

Dewasa ini, hampir semua universitas di Amerika Serikat tidak menerima TOEFL ITP sebagai bukti english proficiency kita. Namun demikian, kalau kamu ingin studi lanjut ke Amerika Serikat dengan beasiswa Fulbright, kamu cukup diminta untuk memiliki TOEFL ITP dengan skor minimal sebesar 550 untuk program master dan 575 untuk program Ph.D sebagai salah satu syarat pendaftaran beasiswa.

Selanjutnya, AMINEF selaku pengelola beasiswa Fulbright akan menanggung biaya TOEFL iBT jika kamu bisa lolos sampai tahap terakhir di seleksi beasiswa Fulbright. Info detail dari syarat tersebut bisa kamu pelajari di tautan ini.

Sementara itu, kalau kamu ingin studi lanjut ke Amerika Serikat dengan beasiswa yang lain, seperti Beasiswa LPDP dan BUDI, sebaiknya kamu sudah memiliki TOEFL iBT dari awal. Tentunya skor TOEFL iBT nya harus sama bahkan melebihi skor minimal yang disyaratkan universitas tujuan studi. Hal ini dimaksudkan agar pewawancara dapat melihat keseriusan kamu untuk studi lanjut. Berdasarkan situs resmi LPDP, kalau kamu belum memiliki LoA Unconditional, setidaknya kamu harus punya TOEFL iBT dengan minimal skor sebesar 80.

Nah, sudah paham kan sekarang apa perbedaan dari TOEFL ITP dan IBT. Jadi, jenis TOEFL manakah yang kalian butuhkan? Kalau sudah memutuskan, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan tesnya. Sudah sejauh mana persiapan TOEFL-mu? Kalau kalian butuh bantuan guru privat untuk belajar, Nata Private juga menyediakan guru TOEFL, lho! Untuk informasi lengkapnya, tinggal klik link ini saja, ya.

Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *