FUNFIS! | Fakta Unik Fisika Edisi Stephen Hawking

Apa kabar sahabat NATA? Semoga kabarmu baik-baik saja yaa 🙂 Kali ini kita akan membahas fakta-fakta unik seputar ahli fisika dunia yaitu Stephen Hawking. Memangnya siapa sih Stephen Hawking itu? Ingin mengenal lebih jauh mengenai ahli fisika dunia yang dinobatkan sebagai orang paling jenius di dunia dan disejajarkan dengan Albert Enstein? Yuk, baca lebih lanjut 😀

Belajar Kimia | Les Privat Kimia | NATA Private
Belajar Kimia | Les Privat Kimia | NATA Private

1. Reinkarnasi Galileo Galilei

Belajar Kimia | Les Privat Kimia | NATA Private
Stephen Hawking | Sumber : Astronomy.com

Hawking lahir pada 8 Januari 1942. Saat itu, dunia sains sedang memperingati 300 tahun kematian fisikawan ternama abad pertengahan Galileo Galileo yang meninggal pada 8 Januari 1642. Karena kesamaan ini, banyak yang menganggap Hawking adalah reinkarnasi dari Galileo. Selain itu, ada sejumlah kesamaan di antara keduanya, yakni sama-sama fisikawan ternama dan pernah berseteru dengan pemuka agama.

Teori heliosentris (bumi mengitari matahari) yang dikemukakan Galileo tidak diterima gereja pada masanya. Begitu pun Hawking, Paus Franciscus I mempertanyakan Hawking yang menganut ateisme dan Paus John Paul II tidak mendukungnya mempelajari asal muasal alam semesta. Menurut Paus, seharusnya tidak ada argumen tentang terciptanya alam semesta karena itu jelas Tuhan. Sementara menurut Hawking, sains bisa menjelaskan tentang penciptaan alam semesta.

Menariknya lagi, Hawking meninggal tepat ditanggal 14 Maret 2018 lalu dimana 14 Maret merupakan hari kelahuran dari Albert Enstein.

 

2. Enstein dengan Nilai Akademis Standar 

Belajar Kimia | Les Privat Kimia | NATA Private
Stephen Hawking | Sumber : scoopwhoop.com

Hawking yang dikenal jenius di seluruh dunia, di masa sekolahnya hanya anak ‘biasa’ dengan nilai akademis standar. Namun lambat laun, dia mulai menunjukkan bakatnya dalam Matematika selain itu dia juga memiliki pemahaman yang luar biasa mengenai ruang dan waktu. Ayah Hawking sangat menginginkan anaknya untuk memasuki bidang kedokteran namun menurut Hawking, biologi terlalu tidak pasti, terlalu deskriptif sehingga ia ingin mempelajari sesuatu yang lebih pasti dan terdefinisi dengan baik seperti fisika kuantum yang menjadi bidang keahlian yang mengantarkannya pada kesuksesan.

Dia pun mulai disebut sebagai penerus Albert Einstein karena telah menciptakan sebuah komputer dengan teman-temannya saat masih remaja. Yang jelas, ketekunan dan bakatnya di bidang ini membuatnya menjadi fisikawan terkemuka. Dia pun memegang jabatan akademis sebagai profesor Lucasian bidang Matematika ke-17 di University of Cambridge. Posisi ini pernah dipegang Isaac Newton pada 1699-1702.

3. Teori Semesta Tanpa Batas sampai Teori Lubang Hitam 

Ketika Hawking yakin bahwa teori sains yang dikemukakannya benar, dia tidak mundur memperjuangkannya. Dia bahkan tidak takut untuk bertaruh apapun. Seperti salah teorinya mengenai Teori Semesta Tanpa Batas (The Boundless Universe Theory) yang merupakan salah satu temuan terbesarnya pada tahun 1983 bersama Jim Hartle.Namun pada suatu ketika, dia pernah salah dan dia berbesar hati mengakuinya.

Pada 1997, dia teribat pertaruhan dengan dengan rekan sesama ilmuwan John Preskill dan Kip Throne tentang konsep black hole atau lubang hitam yang menyatakan bahwa tidak ada yang dapat melarikan diri dari sebuah lubang hitam yang melanggar ke dasar-dasar mekanika kuantum. Pada akhirnya Hawking mengakui kesalahannya dengan pernyataannya di 2004 saat memberikan kuliah di acara Scientific Conference.

Karya ilmiah lainnya Stephen Hawking termasuk ‘teorema singularitas gravitasi’ bekerja sama dengan Roger Penrose, dalam kerangka relativitas umum dan prediksi teoritis bahwa lubang hitam memancarkan radiasi. Teori ini pun disebut radiasi Hawking. Meski begitu, penghargaan Nobel belum pernah memasukkan nama Stephen ke dalam daftar nominasinya sekalipun.

 4. Suara Robot, Penyakit yang Menjadi Kelebihan

Belajar Kimia | Les Privat Kimia | NATA Private
Stephen Hawking | Sumber : Reuters

Penyakit ALS yang diderita Hawking di usia 21 tahun tak hanya membuatnya lumpuh. Hawking juga tidak bisa berbicara. Dia pun memanfaatkan teknologi dengan berbicara melalui komputer kecil yang menempel di kursi rodanya. Ketika ingin berbicara, dia harus mengetik terlebih dahulu apa yang ingin dia katakan. Kemudian, voice synthesizer di komputer tersebut akan mengeluarkan suara robot sesuai yang ditulis Hawking. Menariknya, perangkat komputer bernama DECTalk DTC01 ini membuat Hawking berbicara bahasa Inggris dengan akses Amerika, bukan aksen Inggris sesuai aslinya. Benda tersebut terbilang bongsor dan rapuh karena sudah tua (dibuat pada 1986). Namun Hawking tidak berniat untuk mengupgradenya ke perangkat yang lebih modern. Hawking punya alasan soal itu.

“Saya tetap menggunakannya, karena saya belum mendengar suara yang lebih baik dari robot ini, dan karena saya sudah merasa dekat dan teridentifikasi dengan benda ini,” ujarnya.

5. Ilmuwan dan Selebriti

Tak banyak ilmuwan yang tampil di dunia hiburan, Hawking salah satunya. Itu sebabnya dalam kultur pop, Hawking juga dipuja sebagai selebritis dan beberapa kali tampil dalam film atau serial TV. Pada 1993, Hawking pernah tampil di film serial The Big Bang Theory. Kemudian tahun berikutnya, Hawking menjadi cameo di film Star Trek: The Next Generation. Versi animasi Stephen Hawking muncul di The Simpsons yang diisi dengan suaranya sendiri.

Gimana fakta-fakta unik seputar ahli fisika Stephen Hawking tadi? Menarik bukan? Kamu bisa mengetahui fakta-fakta lain seputar ilmu pengetahuan alam lainnya yang lebih seru dan mengetahui penjelasan lebih lanjut pada Guru Les Privat IPA atau Guru Les Privat Fisika  yang bisa datang kerumah dan bisa kamu tanya kapanpun, dimanapun dan apapun karena NATA Private akan menyediakannya khusus buat kamu yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Berminat? Langsung aja hubungi admin 081214140044.

Sumber: travel.tribunnews.cominet.detik.com
Gambar : Fairythimbles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *