Belajar Matematika Bisa Mengasah Otak dan Mencegah Pikun (1)

Hai Sahabat NATA! Kamu pasti pernah mengerjakan soal-soal matematika yang diberikan oleh guru atau orangtua. Saat belajar matematika, sebagian orang mungkin merasa bosan atau malas. Padahal, belajar matematika itu manfaatnya ada banyak. Yuk simak manfaatnya!

Image result for study mathematics
Sumber: Study.com

Bagian Otak yang Bekerja saat Belajar Matematika

Otak manusia terdiri dari empat “kamar”, atau yang dikenal dalam bahasa kedokteran sebagai lobus. Keempat kamar tersebut adalah lobus frontal, lobus parietal, lobus oksipital, dan lobus temporal. Setiap kamar tersebut memiliki lokasi yang berbeda dan fungsi yang berbeda pula.

Saat Anda belajar matematika, maka lobus frontal dan parietal akan bekerja lebih aktif. Lobus frontal sendiri terletak di daerah dahi Anda dan berfungsi untuk memproses informasi baru, berpikir logis, mengatur gerakan tubuh, dan berbahasa.

Bagian otak kedua yang bekerja keras saat Anda belajar matematika adalah lobus parietal. Fungsinya adalah mengatur indra peraba (sentuhan), mendeteksi lokasi dan arah, serta berhitung.

Belajar Matematika Menambah Kecerdasan

Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Ryuta Kawashima berusaha membandingkan otak peserta penelitian yang bermain game dengan peserta penelitian yang mengerjakan soal matematika yang cukup mudah (misalnya penjumlahan, pengurangan, dan perkalian). Awalnya para ahli mengira peserta yang bermain game akan memiliki otak yang lebih aktif dibanding yang mengerjakan matematika. Namun, ternyata jumlah bagian otak yang aktif saat mengerjakan matematika lebih banyak daripada saat bermain game.

Ketika Anda mengerjakan soal matematika yang mudah, area prefrontal pada otak anda akan menjadi aktif. Bagian ini berfungsi untuk belajar dan berpikir logis. Bahkan ketika Anda mengerjakan soal perkalian yang mudah (seperti 4×4), ternyata bagian otak yang berfungsi untuk berbicara juga menjadi aktif.

Ini karena secara tidak sadar otak Anda akan mengingat kembali bacaan tabel perkalian. Hal inilah yang membuat bagian otak Anda yang berfungsi untuk membaca turut menjadi aktif.

Related image
Sumber: ft.com

Selain itu, mengerjakan soal matematika juga dapat mengaktifkan kedua sisi pada otak Anda (sisi kiri dan kanan). Karena itu, Profesor Ryuta Kawashima menganjurkan agar Anda mengerjakan soal matematika sederhana beberapa saat sebelum Anda akan mengerjakan sesuatu yang sulit. Hal ini akan membuat Anda memproses informasi dengan lebih efisien karena otak Anda sudah teraktivasi.

Nah itu dia info menarik soal belajar matematika. Apakah kamu tertarik mengasah otak kamu dengan belajar matematika?  Kami NATA Private siap membantu kamu mengasah otak kamu dengan menyediakan jasa guru privat matematika  terbaik untuk kamu.  Berminat? Langsung aja hubungi admin 081214140044.

Sumber : hellosehat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Halo, ada yang bisa kami bantu?
Powered by