Begini Metode Menghapal Al-Quran di Kota Pencetak Hafiz

“Duh, kok aku sulit banget ya menghapal Al-Quran? Bagaimana ya caranya supaya aku cepat hapal?”

Apakah sahabat nata punya permasalahan yang sama? Nah kali ini kami akan berbagi cerita tentang metode menghafal dari kota Tlemcen di Aljazair. Kota ini dikenal sebagai pencetak hafiz. Di kota ini, ada salah satu masjid yang punya kegiatan hafiz Alquran bagi anak-anak.

Di masjid Sheikh Sanusi, demikian nama masjid tersebut, kegiatan menghapal Alquran dilaksanakan setiap habis dzuhur hingga ashar setiap Jumat dan Sabtu. Belasan anak rutin hadir mengisi waktu senggang. Ada beragam metode yang digunakan untuk menghafal Alquran. Yuk kita simak!

Pertama, menghapalnya dan melantunkannya bersama-sama

menghafal bersama-sama

Jika melantukannya secara bersama-sama, anak-anak yang belum terlalu hapal pun akan dapat mengikutnya. Anak-anak pun akan merasa bersemangat karena melakukannya bersama teman-teman.

Kedua, mengucapkan ayat Alquran sendirian

menghafal sendiri dengan dikoreksi guru

Setelah melantunkan bersama-sama, setiap anak akan melantunkannya seorang diri sehingga dapat dikoreksi bila ada pelafalan yang kurang tepat.

Yang ketiga, menggunakan metode penghapalan khas negeri Magribi

Tak hanya Aljazair, Maroko dan Tunisia menggunakan metode ini. Caranya, para santri setiap harinya harus menulis semua ayat Alquran yang akan dihafalnya di atas lauh atau papan. Minimal lima ayat ditulis di lauh. Jika mampu, santri bisa menulis hingga 50 ayat. Setelah menulis, santri membacanya berulang kali.

Dengan menulis di atas papan, santri akan lebih teliti untuk menghafal, karena sudah menulis ayat-ayat Alquran dari mushaf.

Kelebihan lain yang didapat adalah kesabaran yang terus dilatih pada jiwa santri ketika menuliskan ayat demi ayat dari Alquran. Semua cara ini sudah dikuasai oleh Amel Bellashen, salah satu murid di mesjid tersebut. Dengan ketekunan, dalam waktu tiga tahun ia sudah dapat menghapal Alquran 30 juz saat usia 12 tahun.

“Sebenarnya di masa itu banyak anak seusia saya memilih main. Tapi saya memilih untuk mengatur main dan menghapal Alquran secara seimbang. Tapi saya lebih fokus menghapal Alquran,” tutur Amel.

“Setelah salat subuh dan isya saya menghapalkannya. Dan setelah saya milih quran, Allah justru mempermudah semua termasuk dalam hal
belajar di sekolah, saya selalu ada di peringkat pertama,” sambungnya.

Wah Amel hebat sekali, ya.. Siapa nih yang mau seperti Amel? Menghapal Al-Quran memang penting untuk bekal kita di akhirat kelak. Jadi tunggu apalagi? Kalau kamu merasa masih membutuhkan guru untuk menghapal dan mengoreksi bacaanmu, Nata Private juga menyediakan guru mengaji mulai dari anak-anak hingga dewasa, lho. Yuk cari tahu informasi selanjutnya dengan klik link ini.

Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Halo kak, ada yang bisa kami bantu?
Powered by